KTT Luar Biasa OKI Akan Tentukan Sikap Soal Yerusalem

KTT Luar Biasa OKI Akan Tentukan Sikap Soal Yerusalem

Citanduy Post - Para pemimpin dan pejabat tinggi negara Islam berkumpul dalam KTT Luar Biasa OKI di Istambul, Turki pada Rabu (13/12/2017) guna menentukan sikap atas pengakuan presiden AS Donald Trump mengenai Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berbicara di depan KTT Luar Biasa OKI, di Istanbul, Turki, Rabu (13/12/2017).

AP menyebut pertemuan ini dapat membuahkan respon terkuat dari dunia Muslim atas sikap Trump. Bahkan, sebagai tuan rumah, Turki dengan tajam mengkritisi lemahnya respon dunia Arab sejauh ini atas permasalahan tersebut. Sebagai tambahan, Turki meminta negara lainnya untuk memberi pengakuan atas negara Palestina, dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya.

Sementara itu, Antara melaporkan Presiden RI Joko Widodo dengan mengenakan setelan jas biru tua dan dasi merah telah tiba di ruang tunggu KTT Luar Biasa sekitar pukul 10.54 waktu setempat, atau sekitar pukul 14.54 WIB.

Sebelumnya Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjelaskan konferensi tersebut memiliki dua agenda. Pertama, pertemuan para Menlu anggota OKI yaitu mulai 08.30 sampai 10.30 Waktu Setempat. Kedua, pertemuan tingkat pemimpin mulai pukul 11.00 sampai 13.00 Waktu Setempat.

Pengakuan Donald Trump atas kota Yerusalem sebagai ibukota Israel sejauh ini menuai reaksi keras secara luas. Masyarakat dunia umumnya mengkhawatirkan pendirian Trump tersebut dapat mempertajam konflik antara Palestina dan Israel.

Sementara itu, Wapres Jusuf Kalla menyebut KTT Luar Biasa OKI kali ini dapat menjadi momentum akan adanya persatuan negara-negara Arab.

"Jadi bagaimana juga negara-negara Islam, termasuk negara Arab tentunya, mempersatukan antara Hamas dengan Fatah ini kemudian bersatu menghadapi Israel," kata JK di Kantor Wakil Presiden RI, Jakarta, Selasa (12/12/2017).
Read More
KPU Depok Kembali Gelar Raker Sosialisasi Penataan Dapil

KPU Depok Kembali Gelar Raker Sosialisasi Penataan Dapil

Citanduy Post - KPU Kota Depok kembali menggelar rapat kerja dalam rangka sosialisasi penataan daerah pemilihan dan penghitungan alokasi kursi anggota DPRD Kota Depok untuk Pemilu tahun 2019 mengundang sejumlah pemangku kepentingan, dengan bertempat di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Rabu (13/12/2017).

PPK Pilgub Jabar 2018 se-Kota Depok turut dihadirkan dalam rapat kerja penataan dapil dan alokasi kursi DPRD Kabupaten/Kota Pemilu 2019, di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Rabu (13/12/2017)

Pemangku kepentingan yang dilibatkan kali ini berasal dari unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Panwaslu Kota Depok serta Camat dan PPK se-Kota Depok. Forkompinda yang sedianya diundang antara lain perwakilan Pemerintah Kota Depok, DPRD Kota Depok, Dandim 0508, Kejaksaan Negeri, Pengadilan, Kantor Kesbangpol dan Disdukcapil Kota Depok.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Kota Depok Titik Nurhayati menyampaikan bahwa tujuan pelibatan unsur Forkompinda dalam rapat kerja ini ialah agar Forkompinda dapat turut membantu mensosialisasikan sejumlah pertimbangan dasar hukum dan opsi penataan dapil dan alokasi kursi anggota DPRD kota.

"Agar pemangku kepentingan juga membantu menjelaskan kepada publik bahwa proses penataan dapil itu memiliki dasar hukum," kata Titik.

Ketua Panwaslu Kota Depok Dede Slamet Permana saat memberi sambutan, Depok, Rabu (13/12/2017).

Sementara itu, Ketua Panwaslu Kota Depok Dede Slamet Permana menandaskan bahwa kepentingan dalam penetapan dapil bukan hanya menjadi milik parpol dan penyelenggara pemilu semata, melainkan juga milik para pemilih dan para kandidat yang akan berkontestasi.

Sedangkan dalam hal penataan dapil, KPU tingkat kabupaten atau kota hanya akan menggunakan satu sumber data kependudukan yang berasal dari Kementerian Dalam Negeri.

"Data kependudukan yang menjadi dasar penataan daerah pemilihan hanya berasal dari satu pintu, yakni Kementrian Dalam Negeri. KPUD tak boleh lagi meminta data sendiri-sendiri dari pemerintah daerah. Demikian juga data penduduk hasil sensus BPS terkini belum tentu otomatis digunakan oleh KPU," Suwarna Wirya Sumarta, Ketua Divisi Teknis dan Partisipasi Masyarakat KPU Kota Depok.

Sebelum kegiatan raker tersebut berakhir, Anggota KPU Kota Depok Ahmad Arif menyampaikan sejumlah perkembangan dalam tahapan pendaftaran dan verifikasi parpol calon peserta Pemilu tahun 2019, yang prosesnya telah dimulai sejak bulan Oktober 2017 lalu.

Ahmad Arif menjelaskan bahwa di wilayah Kota Depok sejumlah 14 parpol telah selesai dilakukan tahapan penelitian administrasi, ditambah empat parpol baru pasca putusan Bawaslu soal Sipol.

Terhadap enam parpol baru calon peserta Pemilu 2019, mulai tanggal 15 Desember 2017 hingga 4 Januari 2018 akan dilakukan verifikasi faktual keanggotaan, kepengurusan dan domisili.

"KPU memohon agar kecamatan, kelurahan, PPK dan PPS membantu apabila tim verifikator datang untuk berkoordinasi," kata Ahmad Arif.
Read More
"Pemuda Zaman Now" Jadi Tema Maulid Nabi Muhammad

"Pemuda Zaman Now" Jadi Tema Maulid Nabi Muhammad

Citanduy Post - Segenap civitas akademika SMAN 1 Banjar menggelar peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di pelataran Lapangan Basket SMAN 1 Banjar, Senin pagi (11/12/2017). Peringatan maulid tahun ini diisi dengan penyampaian materi ceramah oleh ustadz Amaswara dari Pesantren Persatuan Islam (PERSIS) dengan tema "Pemuda Zaman Now".
 

Dalam ceramahnya, ustadz Amaswara mendorong para pelajar agar mencontoh Nabi Muhammad SAW dalam segala hal.

"Motor boleh apa saja mereknya, hape juga boleh apa saja. Hanya semua itu harus mengantarkan menuju ketaatan kepada Allah SWT," tutur Amaswara.
Ustadz Amaswara

 "Maka pelajar zaman now adalah pelajar dengan fasilitas keren tapi selalu tidak pernah ketinggalan shalat dan baca Quran. Shalat malam dijaga, shaum sunah dipelihara, baca Quran menjadi budaya," lanjutnya.

Kegiatan di kampus SMAN 1 Banjar ini diikuti oleh ribuan peserta yang terdiri dari siswa-siswi dan staf pengajar sekolah.

"Tema peringatan tahun ini sangat pas bagi para pelajar, di "zaman now" ini," kata ketua Rohis Masjid Manbaul Ulum, Muhammad Bilal Musthofa.

Pada peringatan maulid Nabi Muhammad tahun ini diadakan sejumlah perlombaan bernuansa Islam, seperti lomba nasi tumpeng antar kelas, yang berhasil mendapatkan antusias positif dari warga SMAN 1 Banjar.
 
Melalui kegiatan tersebut, kepala sekolah SMAN 1 Banjar Ahmad Sobana berharap agar pada akhirnya dapat ditemukan pelajar zaman now yang menunjukkan tauladan yang baik, beramalnya karena Allah, dan kelak beroleh surga.
Read More
Ratusan Massa Kutuk Pengakuan Yerusalem Sebagai Ibukota Israel

Ratusan Massa Kutuk Pengakuan Yerusalem Sebagai Ibukota Israel

Citanduy Post - Sekitar 500-an massa menggelar Aksi Bela Palestina dengan berjalan kaki dari Taman Lapang Bhakti menuju kawasan Alun-alun Kota Banjar, Senin sore (11/12/2017) guna mengutuk sikap Presiden AS Donald Trump yang belum lama ini mengklaim secara sepihak kota Yerusalem sebagai ibukota Israel.


Melalui pernyataan sikapnya, massa aksi yang digalang oleh Komunitas Pecinta Al Quds ini menyatakan bahwa pengakuan Trump atas Yerusalem sebagai ibukota Israel dinilai telah bertentangan dengan resolusi Dewan Keamanan PBB dan bisa membuat kemanan dunia tidak stabil.

Selain itu, massa juga meminta pemerintah Indonesia melanjutkan sikap tegasnya dan terlibat aktif untuk menolak klaim presiden AS atas kota suci Yerusalem.

"Kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia, untuk bersatu padu serta aktif menyuarakan kecaman kepada pemerintahan AS, Israel dan sekutunya untuk meminta maaf pada dunia dan mencabut pengakuan tersebut serta mengembalikan Yerusalem kepada tempat yang sebenarnya yakni bumi Palestina," kata Ali Nurdin, koordinator lapangan aksi dalam pernyataan sikapnya.

Sejumlah elemen masyarakat turut berpartisipasi dalam aksi tersebut di antaranya santri Ma'had Al Kautsar dan Darul Ulum, presidium 212, Pesona Al Quds, Gema Keadilan dan PKS Kota Banjar. Perwakilan dari masing-masing elemen pun berorasi secara bergantian.

Salah satu orator, Ismail M. Syahid, menyebut bahwa klaim Trump atas Yerusalem memancing reaksi dan memicu konflik baru dunia.

"Pernyataan resmi Presiden Amerika, Donald Trump terkait dengan 'pengakuan' Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel memancing reaksi dan memicu konflik baru. Kita mendorong pemerintah Indonesia untuk ambil bagian dan memimpin upaya perdamaian dunia, sebagai bagian dari tanggung jawab konstitusional, sebagaimana tercantum dalam pembukaan UUD 1945," kata Ismail.
Read More
1.471 BCAD PKS Se-Jawa Barat Ucapkan Ikrar Kemenangan

1.471 BCAD PKS Se-Jawa Barat Ucapkan Ikrar Kemenangan

Citanduy Post - 1.471 Bakal Calon Anggota Dewan (BCAD) PKS se-Jawa Barat secara serentak ucapkan ikrar kemenangan jelang helatan Pilkada Jabar tahun 2018 dalam acara Lauching BCAD PKS se-Jawa Barat yang digelar oleh DPW PKS Jawa Barat di Bandung, Minggu (10/12/2017). 



Selain bersiap menghadapi Pilkada Jabar tanggal 27 Juni 2018, para kader terpilih PKS ini berikrar untuk memenangkan Pemilu Legislatif tahun 2019 mendatang pada tingkatan dan daerah pemilihannya masing-masing, dan pemilihan presiden.

"Kita semua berkumpul untuk memenangkan Pilkada 2018, Pileg 2019, dan Pilpres 2019," kata politisi PKS yang juga Gubernur Jawa Barat periode 2013-2018 Ahmad Heryawan.

Setelah mengucapkan ikrar, para BCAD PKS se-Jawa Barat juga bersama-sama menandatangani komitmen kemenangan di atas kain putih yang dibentangkan di Bikasoga Sport Hall, yang menjadi tempat berlangsungnya kegiatan tersebut.

Sebagaimana diketahui, dalam Pemilu 2019 mendatang, Jawa Barat akan terbagi dalam 11 daerah pemilihan, dengan total alokasi kursi sebanyak 91 kursi. Oleh karenanya, Jawa Barat menjadi salah satu wilayah yang akan menjadi arena kompetisi politik yang paling menarik perhatian.

Read More