5 Profesi Paling Mematikan Bagi Wanita

Citanduy Post - Sebuah laporan dari lembaga nirlaba Amerika Serikat AFL-CIO menunjukkan bahwa kaum wanita lebih  berisiko meninggal dunia di tempat kerja akibat kejahatan pembunuhan.

Meski jauh lebih  banyak jumlah pria yang meninggal di tempat kerja dibandingkan dengan wanita — dari total 4.836 kematian yang terjadi di tempat kerja pada tahun 2015, terdiri dari 4.492 orang pria dan 344 wanita — 18 persen penyebab kematian wanita yang meninggal di tempat kerja diakibatkan oleh pembunuhan. Sementara hanya 8 persen pekerja pria yang terbunuh di tempat kerjanya.

Embed from Getty Images

Biro Tenaga Kerja dan Statistik AS melaporkan di tahun 2015 sebanyak 43 persen pekerja wanita mengalami serangan fatal oleh rekannya di tempat kerja, dibandingkan dengan hanyadua persen korban pria.

Berikut ini lima profesi paling mematikan  bagi wanita, sebagaimana diulas dalam Crime Feed.

1. Pekerja Seks Komersil

Tidak mengejutkan bila pekerja seks menjadi profesi paling mematikan bagi wanita di AS. Menurut Sex Women Outreach Project, pekerja seks 400 kali lebih berpeluang terbunuh saat bekerja daripada profesi lainnya.

Kajian American Journal Epidemiology menunjukkan fakta bahwa tingkat pembunuhan di tempat kerja bagi para pekerja seks 51 kali lebih berisiko daripada pekerja di toko minuman keras.

2. Industri Pelayanan

Sebagaimana di toko minuman keras, mayoritas wanita yang bekerja di bar juga meninggal akibat kejahatan pembunuhan. Selain itu, para pelayan di tempat makan dan minum termasuk berisiko tinggi. Demikian juga para pekerja hotel, khususnya cleaning service. Sebagai catatan, mayoritas pekerja di industri pelayanan adalah wanita.

3. Perawat

Pekerja di bidang pelayanan kesehatan sering menerima kekerasan oleh pasien dan berurusan dengan pasien sakit jiwa setiap harinya, yang tentu saja sangat berisiko. Menurut laporan dari Public Citizen, sekitar satu setengah perawat di bagian gawat darurat dilaporkan mengalami ancaman kekerasan secara verbal dan fisik.

Para perawat dan pekerja layanan kesehatan juga diperkirakan sering menghabiskan waktu berjam-jam berdiri dan memindahkan para pasien, yang bisa berisiko tinggi cedera pada sistem otot dan tulang.

4. Petugas Sipir

Baik bagi pria maupun wanita, profesi petugas sipir memiliki salah satu tingkat tertinggi cedera di tempat kerja, terutama disebabkan konfrontasi dan kekerasan para tahanan penjara.

Bahkan, di tahun 2016, The New York Times pernah menyatakan bahwa para narapidana bukan satu-satunya hal yang harus dikhawatirkan oleh para sipir wanita. Sebagian dari mereka juga mengaku mengalami kekerasan dan pelecehan seksual dari rekan kerja pria mereka.

5. Supir Taksi

Administrasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja AS pada tahun 2010 menyebutkan bahwa para supir taksi lebih dari 20 kali lebih mungkin mengalami pembunuhan saat bekerja daripada jenis profesi lainnya.

Sementara itu, perusahaan taksi online seperti Uber, dalam forum-forum supirnya banyak berisi kisah-kisah seram seperti kejadian dipukuli, diludahi, dan ditodong dengan senjata api oleh para penumpangnya.

Sebagai tambahan, para supir taksi juga terpaksa harus menerima ancaman kekerasan terus-menerus secara verbal dan fisik dari penumpangnya yang mabuk.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "5 Profesi Paling Mematikan Bagi Wanita"