Selamatkan Generasi Muda, Warga dan Mahasiswa Gagas Halte Baca


“Kita ketahui arus globalisasi yang pesat telah membuat masyarakat lebih senang memainkan perangkat gadget mereka dibandingkan dengan membaca. Selain itu, fasilitas (taman baca) yang belum tersedia juga membuat generasi muda enggan membaca,” kata salah seorang mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung Rizal Kailani dalam keterangan tertulisnya.

Sementara itu, di tempat yang sama, Ketua DKM Nurul Huda Ismail Muhammad Syahid menyampaikan bahwa gagasan untuk mendirikan Halte Baca 309 sesuai dengan kebutuhan warga di lingkungan Cibulan, juga sejalan dengan misi Islam sebagai Rahmatan lil Alamin.

“Kita harapkan agar ini menjadi bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat. Suatu jembatan penghubung kebutuhan masyarakat di lingkungan Cibulan terhadap pemenuhan fasilitas membaca dan di masa depan dapat berkontribusi pada pemberantasan buta huruf di Kota Banjar,” jelas alumni Universitas Jenderal Soedirman itu kepada Citanduy Post.

Menurutnya, sejumlah donatur dipastikan telah berkontribusi cukup besar dalam mewujudkan gagasan Halte Baca 309 ini. Baik mereka yang berasal di wilayah Kota Banjar, maupun para donatur yang berada di luar Kota.

Para pelajar memanfaatkan waktu luang dengan membaca di Halte Baca 309, Kamis (24/8)

Turut hadir dalam kegiatan peresmian sore itu antara lain pejabat Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kota Banjar, pejabat Lurah Kota Banjar, sesepuh warga, dan anak-anak yang langsung menyerbu seluruh bacaan yang tersedia selepas acara peresmian berakhir.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Selamatkan Generasi Muda, Warga dan Mahasiswa Gagas Halte Baca"